Membaca dan Menulis File
Ditulis derlaz di Algoritma, C / C++, Programming pada 14 Oktober 2011
hmm…
dua minggu yang lalu saat balajr bareng dengan adik-adik tingkat di kampus, sempat blank saat harus menjelaskan mengenai menulis data integer ke file. saat dicoba data integer yang diinginkan tidak dapat tersimpan di file, bahakn seluruh data di file hilang semua, huffttt… shock berat!
setelah dicoba-coba lagi ketemu juga penyebabnya, diduga karena waktu nyoba kemarin itu saya lupa menutup (close) file. ini dugaan saya saja, karena setelah saya tambahkan fclose(), program berjalan semestinya sesuai dengan yang diinginkn.
Program yang dibuat adalah menghitung rata-rata skumpulan bilangan yang tersimpan di file. pada file terdapat dua baris, baris pertma berisi jumlah data yang akan dihitung (N), baris kedua berisi serangkaian bilangan yang dipisahkan dengan spasi. jadi bentuk file-nya kurang lebih seperti ini: Baca entri selengkapnya »
Refreshing with C
Ditulis derlaz di Algoritma, C / C++, Programming pada 6 Oktober 2011
hufftt…. setelah lama vakum dalam dunia pemrograman, kali ini saya kembali bangkit untuk menaklukkan kembali dunia pemrograman. “Refreshing with C”, judul ini bukan berarti melakukan “refresh” windows atau browser dengan bahasa C, melainkan “refreshing” kembali dengan bahasa C. hehehe
mencoba mengutak-atik kembali bahasa C, sekaran saya ingin mencoba membuat menu yang dapat dipilih-pilih pake tombol arah. setelah ber-searching ria akhirnya dapet juga sample source codenya di www.planet-source-code.com Baca entri selengkapnya »
Reverse and Add
Ditulis derlaz di Algoritma, Mathematics, Programming pada 17 Mei 2011
iseng2 buka-buka buku “Programming Challenge” karya Steven S. Skiena dan Miguel A. Revilla, hasil rampasan dari kak ahmad.
pada soal pada bab “Arithmetic and Algebra” ada soal berjudul “Reverse and Add”, soalnya seperti ini: (maaf g d translate ^^)
PC/UVa IDs: 110502/10018, Popularity: A, Success rate: low Level: 1
The reverse and add function… starts with a number, reverses its digits, and adds the reverse to the original. If the sum is not a palindrome (meaning it does not give the same number read from left to right and right to left), we repeat this procedure until it does.
For example, if we start with 195 as the initial number, we get 9,339 as the resulting palindrome after the fourth addition: Baca entri selengkapnya »
Mencari substring Menggunakan Algoritma Bruteforce
Ditulis derlaz di Algoritma, Programming pada 10 Mei 2011
hmm…materi algo di kelas responsi sudah menginjakkan kakinya pada bab array dan string. bab yang menurut saya penuh dengan permainan yang mengasyikkan (walaupun kadang bikin pusing kepada
).
sebelumnya bagi yang belum kenal string, coba kenalan dulu:
kamu -> hi string…
string -> iya…ada apa?
kamu -> string, kamu makanan macam apa sih?
string -> husstt….aku bukan makanan tahu! aku tuh kumpulan dari karakter-karakter, tahu g lo karakter tuh apa?
kamu -> tahu dunkz.. ‘a’, ‘b’ ‘c’, dan seterusnya.
string -> betul betul betul.
kamu -> terus lo bisa diapain aja? Baca entri selengkapnya »
Stop Word List for Indonesia
Ditulis derlaz di Java, JavaScript, Linux, Programming, Scinces, Uncategorized pada 2 Desember 2010
dan
untuk
di
ini
itu
bahwa
yang
yakni Baca entri selengkapnya »
CLOUD COMPUTING; Sebuah pengantar
Ditulis derlaz di Cloud Computing, Distributed System, Scinces pada 29 November 2010
Oleh:
Muhammad Zidny Naf’an
Jurusan Teknik Informatika. Fakultas Sains dan Teknologi.
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
I. Sejarah Cloud Computing
Lahirnya “Cloud Computing” tentulah tidak terlepas dari jasa dibuatnya ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) pada tahun 1969 oleh badan pertahanan Amerika Serikat. Dengan adanya ARPANET berbagai komputer dapat saling berkomunikasi. Komunikasi yang terjadi antar komputer itu hanyalah berupa pertukaran informasi/data dari satu komputer ke komputer lain. Namun istilah cloud computing sendiri pertama kali disampaikan oleh John McCarthy -seorang ilmuwan ilmu komputer dari Amerika- pada tahun 1960. dalam opininya dia berkata bahwa suatu hari nanti sistem komputasi akan diatur sebagai perangkat yang publik (public utility).
Hal lain yang memicu lahirnya cloud computing adalah adanya sistem yang terdistribusi (distributed system). Dengan sistem terdistribusi ini memungkinkan terjadinya penggunaan resource (software, hardware, data) secara bersama-sama.
Dari sudut pandang software engineering (rekayasa perangkat lunak), berkembangnya Web 2.0 pada tahun 1999 yang saat itu disuarakan oleh Darcy DiNucci -seorang konsultan desain informasi elektronik- juga sangat berperan serta dalam melahirkan. yang mengedepankan sisi interaktif halaman web dan juga akses ke web tersebut dapat dari berbagai platform. Selain Web 2.0, Mashup juga setidaknya ikut berperan serta dalam kelahiran cloud computing, mashup adalah suatu aplikasi berbasis web yang dapat mengombinasikan data dari banyak sumber menjadi kumpulan yang terintegrasi dalam satu storage. Baca entri selengkapnya »
Stack Simulation with GUI
Ditulis derlaz di Java, Programming pada 20 Juni 2010
Stack atau tumpukan merupakan salah satu bab dalam ilmu struktur data. Mengapa dinamakan tumpukan? Dapat digambarkan pada tumpukan CD (compact disc), disc yang paling pertama dimasukkan dalam tempat akan berada paling bawah, tetapi disc yang akan dikeluarkan pertama kali adalah disc yang paling akhir masuk alias disc yang paling atas. Kondisi seperti ini adalah ciri khas stack atau yang biasa disebut dengan LIFO (last in first out). Pembahasan stack yang lebih lengkap dapat dibaca pada tulisan saya di blog ini.
Untuk menggambarkan sebuah stack, perlu dibuat suatu simulator. dalam kesempatan ini saya menggunakan bahasa pemrograman java berbasis GUI, menggunakan kelas javax.swing.
untuk lebih lengkapnya dapat anda perhatikan source code dibawah ini (mungkin terlihat agak panjang, karena saya menggunakan tools IDE Netbeans dalam membuat program ini): Baca entri selengkapnya »
PEMROGRAMAN SERVLET
Ditulis derlaz di Java, Programming, Servlet pada 4 Juni 2010
Pengenalan Servlet
Servlet adalah kelas-kelas dalam Java yang digunakan untuk memperluas kemampuan server yang menyimpan aplikasi yang dapat diakses melalui model pemrograman berbasis request-response [Widodo B. Panduan Lengkap Pemrograman J2EE, 2005]. Request berarti permintaan layanan dari client ke server. Sedangkan response berarti layanan yang diberikan server ke client. Untuk memulai memrogram menggunakan servlet diharapkan pembaca telah memahami konsep client-server, HTTP, dan HTML.
Dalam API (Application Programming Interface) Java, servlet memiliki dua paket yaitu javax.servlet dan javax.servlet.http. Jika kita akan menggunakan servlet kita harus meng-import kedua paket ini. Javax.servlet berisi framework dasar servlet dimana javax.servlet.http digunakan sebagai ekstensi dari framework servlet bagi servlet yang akan menjawab HTTP request [tutorial Jeni].
Memulai Pemrograman Servlet Baca entri selengkapnya »